Adalah Warman Maulana, seorang sahabat yang
sangat berkesan. Di tengah-tengah hegemoni orang-orang yang memancing
uang di dunia politik, di tengah-tengah kerumunan orang yang mengantri
untuk membeli status “pegawai negeri sipil”, Henry mampu menembus dan melawan arus untuk terjun di dunia bisnis.
Warman kelihatannya tidak memulai semuanya dengan
modal yang besar, tampaknya dia juga hanya butuh ruangan kecil yang
sangat sederhana, dia bahkan tidak punya izin usaha. Namun, inilah Warman, dengan bekal seadanya telah mulai berjalan ke arah sukses nan gemilang.
Warman adalah seorang lulusan STM dengan jurusan elektro.
Di zaman sebelum saya mengenalnya seperti saat ini, Warman adalah
seorang aktifis organisasi yang kemudian bekerja menjadi seorang aktifis
LSM. Sejak tahun 2009 ini Warman dengan segala kemampuan dan
keberaniannya membuka jasa perbaikan komputer di kota
Tolitoli yang kecil. Tidak main-main, jasa komputer Warman merupakan
satu-satunya rujukan untuk perbaikan kerusakan hardware baik itu
komputer desktop, laptop, maupun hand phone di kota Tolitoli.
Bagaimana Warman bisa?
Menurut ceritanya, dahulu Warman adalah seorang pelajar elektro yang sering main-main ke salah satu tempat service elektronik. Sejak saat itu, ia berani untuk membongkar dan memperbaiki segala barang elektronik, mulai dari TV, radio, dan speaker. Kemampuannya di bidang hardware komputer diperoleh saat menjadi Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB – PII) di Jakarta. Menurut cerita, disana Warman sering bermain-main dengan benda bernama komputer ini. Hanya sekedar hobi utak-atik.
Menurut ceritanya, dahulu Warman adalah seorang pelajar elektro yang sering main-main ke salah satu tempat service elektronik. Sejak saat itu, ia berani untuk membongkar dan memperbaiki segala barang elektronik, mulai dari TV, radio, dan speaker. Kemampuannya di bidang hardware komputer diperoleh saat menjadi Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB – PII) di Jakarta. Menurut cerita, disana Warman sering bermain-main dengan benda bernama komputer ini. Hanya sekedar hobi utak-atik.
Kemampuan Warman di bidang utak-atik komputer ini tidak akan kalah dibanding mereka yang lulusan sekolah komputer (STMIK, AMIK,
dsb). Warman mendapatkan ilmunya berdasarkan pengalaman dan penalaran
yang diperoleh secara praktis. Kini, bagi Warman ilmu itu telah menjadi
buah yang sangat manis.
Hmm, begitu banyak orang sukses di dunia ini. Kadang mereka hadir dengan cara mengagetkan. Kunci kesuksesan mereka diawali dengan sebuah keberanian bertindak. Semoga jalan yang Warman Maulana tempuh menjadi pijakan inspirasi bagi orang lain di sekitarnya.

0 komentar:
Posting Komentar